Manchester City akhirnya meraih kemenangan 2-0 atas Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Stadion Etihad, Sabtu (24/1/2026), namun pertandingan ini tidak lepas dari kontroversi. Pada babak pertama, bola mengenai tangan salah satu pemain Wolves, tetapi wasit debutan Farai Hallam memutuskan tidak ada pelanggaran.

Keputusan Hallam itu otomatis menimbulkan protes dari para pemain dan pelatih Pep Guardiola. VAR pun melakukan tinjauan ulang untuk memastikan apakah insiden tersebut pantas dihukum penalti. Setelah pemeriksaan, Hallam tetap pada keputusannya bahwa kontak bola dengan tangan pemain Wolves berlangsung secara alami dan tidak disengaja.
Keputusan itu membuat Guardiola dan para pemain City kecewa. Meskipun timnya akhirnya menang, Guardiola merasa keputusan wasit tersebut jelas merugikan timnya. Ia menegaskan, situasi seperti itu seharusnya bisa berakhir dengan penalti untuk City.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kritik Pedas Pep Guardiola
Pep Guardiola tidak menahan diri untuk mengkritik Hallam dengan nada pedas, bahkan menyinggung bahwa pemain seharusnya berani melawan keputusan wasit jika merasa salah. “Saya ingin sekali para pemain berani melawan (keputusan wasit). Kami memang menang, tetapi keputusan wasit tersebut jelas salah!” tegas Guardiola seperti dikutip ESPN.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan kritiknya dengan nada satir, menyebut bahwa Hallam melakukan debut “luar biasa” di Premier League, yang kini membuat semua orang mengenalnya karena keputusan kontroversial tersebut.
Guardiola juga melibatkan nama eks wasit Inggris, Howard Webb, untuk meninjau insiden itu. Ia berharap Webb muncul dan menjelaskan mengapa insiden tersebut dianggap bukan penalti, meski City jelas dirugikan dalam momen itu.
Baca Juga: Man City di Titik Kritis Ketika Kekalahan Memicu Seruan Perubahan
Reaksi Tim dan Penampilan City

Terlepas dari kontroversi, Manchester City tetap tampil dominan di laga ini. Omar Marmoush membuka skor cepat di menit ke-6, diikuti Antoine Semenyo yang menambah gol di menit 45+1. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi City setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun di Liga Inggris.
Para pemain City menunjukkan disiplin dan kontrol penuh sepanjang pertandingan, mendominasi penguasaan bola, dan terus menekan pertahanan Wolves. Meskipun ada keputusan wasit yang merugikan, City berhasil menjaga momentum dan mengamankan tiga poin penuh.
Sementara itu, Wolves tampak frustrasi dan gagal memanfaatkan peluang yang mereka miliki, termasuk beberapa sundulan yang membentur tiang gawang. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Wolves dalam lima pertandingan terakhir.
Dampak Kemenangan dan Kontroversi
Kemenangan ini membawa City naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris, dengan 46 poin dari 23 pertandingan, hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak. Meski menang, Guardiola menekankan pentingnya keadilan di lapangan dan mengkritik keras keputusan wasit yang dianggapnya merugikan.
Kontroversi ini juga menjadi sorotan media, mengingat Hallam menjalani debutnya di Premier League. Guardiola berharap insiden seperti ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, terutama untuk standar penilaian VAR di pertandingan-pertandingan mendatang.
Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan karakter City yang mampu tetap fokus dan memaksimalkan peluang meski menghadapi keputusan wasit yang kontroversial, menegaskan ambisi mereka untuk terus bersaing di papan atas Liga Inggris. Nantikan terus kabar terbaru seputar machester city menarik lainnya hanya di mancity365.com.
