Guardiola Tidak Peduli soal Peluang Salip Arsenal

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa ia tidak mau terlalu memikirkan peluang timnya menyalip Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris 2025-2026. Menurutnya, masih terlalu dini untuk membahas gelar juara karena Premier League masih menyisakan 12 laga.

Guardiola Tidak Peduli soal Peluang Salip Arsenal

Guardiola menegaskan bahwa fokusnya saat ini hanya pada pertandingan berikutnya melawan Newcastle United. “Duabelas pertandingan itu banyak, tapi saat ini satu-satunya kekhawatiran saya adalah Newcastle,” katanya, menegaskan prioritasnya adalah memenangi setiap laga satu per satu.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Meski timnya hanya terpaut lima poin dari Arsenal di puncak klasemen, Guardiola menolak untuk membahas posisi tim. Ia menekankan bahwa klasemen akan lebih jelas setelah semua tim memainkan jumlah pertandingan yang sama, dan saat ini fokus harus tetap pada performa tim di lapangan.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Persaingan Ketat dengan Arsenal

Saat ini, Arsenal memimpin klasemen dengan 58 poin dari 27 pertandingan, sedangkan Manchester City mengoleksi 53 angka dari 26 laga. Jika Man City menang atas Newcastle, selisih poin akan menyusut menjadi hanya dua angka. Pertemuan kedua tim dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Etihad Stadium.

Guardiola menekankan bahwa persaingan dengan Arsenal tidak membuatnya terburu-buru atau jemawa. Ia menegaskan bahwa meskipun jurnalis terus menanyakan peluang timnya menyalip Arsenal, fokusnya tetap pada setiap laga yang akan dimainkan. “Sebagai jurnalis, Anda mengantisipasi apa yang akan terjadi, tetapi saya tidak tahu,” ujarnya.

Sejak musim 2022-2023, persaingan antara kedua tim memang sangat ketat. Musim itu, City keluar sebagai juara dengan keunggulan lima poin atas Arsenal. Musim berikutnya, selisih hanya dua angka, menandakan dominasi kedua klub di papan atas Premier League tetap kompetitif.

Baca Juga: Manchester City Incar Morgan Gibbs-White sebagai Kunci Lini Tengah

Tantangan Pemain Baru

Guardiola Tidak Peduli soal Peluang Salip Arsenal

Guardiola juga menyoroti faktor pengalaman pemain baru di skuadnya. Sekitar 70% pemain Manchester City saat ini merupakan wajah baru, sehingga mereka masih kurang berpengalaman dalam menghadapi tekanan persaingan ketat di klasemen. Menurut Guardiola, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan konsistensi performa tim.

Meski begitu, eks pelatih Barcelona itu yakin timnya memiliki kualitas untuk bersaing hingga akhir musim. Dengan bimbingan staf pelatih dan pengalaman pemain senior, Manchester City mampu menghadapi tekanan dan tetap menjaga fokus di setiap laga.

Penting bagi Guardiola untuk tidak terbawa arus media yang terlalu menekankan persaingan klasemen, sehingga mental pemain tetap stabil. Strategi ini terbukti efektif dalam beberapa musim sebelumnya ketika tim mampu memenangkan gelar meski persaingan sangat ketat.

Rekam Jejak Guardiola di Premier League

Sejak menukangi Manchester City, Guardiola telah enam kali membawa timnya menjadi juara Liga Inggris. Rekor ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan pelatih asal Spanyol tersebut dalam membangun tim kompetitif di level domestik.

Sementara itu, Arsenal belum sekalipun menjuarai Premier League selama Guardiola berkarier di Inggris. Hal ini menegaskan dominasi City di era Guardiola, meski rivalitas dengan Arsenal selalu menarik perhatian publik dan media.

Dengan pengalaman dan strategi yang matang, Guardiola menekankan bahwa fokus satu laga demi satu laga menjadi kunci sukses. Meskipun persaingan dengan Arsenal ketat, ia memilih tetap tenang dan tidak ingin tekanan media memengaruhi keputusan serta performa tim di lapangan. Nantikan terus kabar terbaru seputar Manchester City menarik lainnya hanya di mancity365.com.